Tidak perlu sesuatu yang besar untuk menjadi bahagia
Tidak perlu sesuatu yang spektakuler untuk membahagiakan orang lain
Pujian kecil yang berasal dari hati yang tulus dapat mengubah mood seseorang dari gelap menjadi cerah
Ketila seorang teman berkata " Wah, presentasi lu keren!" Itu bisa mengubah mendung menjadi berbunga-bunga :D
That's why, jangan pelit pujian, atau penghargaan sama orang lain.
Pertanyaan kecil bisa membuat seseorang sangat bahagia.
"Kemaren katanya sakit....sekarang gmn? Udah baikan?"
That's why, jangan pelit untuk berempati sama orang lain.
Dukungan sekecil apapun untuk orang yang sedang terkena musibah, akan sangat menguatkan hatinya.
" Ya ampun, dimarahin bos ya? Jangan sedih ya, semangka!!!
That's why, jangan pelit untuk memberi semangat sama orang lain.
Ini bukan untuk menjilat, mencari muka, atau menjadi baik di mata orang lain. Ini tentang membahagiakan diri sendiri, dan juga orang lain. Nanti, pada saat kau mengalaminya sendiri, kau, akan percaya padaku..
This is a journey, when my life begins..karena seperti kata orang, hidup dimulai ketika kita berusia 30 tahun.
Senin, 21 November 2011
Kamis, 17 November 2011
Nurul Izzah yang mengecewakan...
Kira-kira dua bulang yang lalu, aku memposting artikel tentang Nurul Izzah. Artikel itu semata-mata karena kekagumanku terhadap Izzah. (Baca Inspiring 30 part II : Nurul Izzah). Tetapi ada hal yang sangat mengganggu semalam setalah partai Sea Games Indonesia vs Malaysia. Kita semua tau, apapun kalau lawan Malaysia, rasanya sakit sekali kalau sampai kalah.
Ketika wasit Fahad Alkassar mengeluarkan kartu merah untuk pelatih Malaysia, Kim Swee, Nurul Izzah memposting sesuatu yang sangat mengejutkan di twitternya.
" @stephendoss : Indonesia dah main kotor, arahkan jurulatih Malaysia keluar dari kawasan teknikal #kotormacamferguson :p "
Ow Emji! First of all, yang memberikan kartu merah kepada Kim Swee adalah wasit FIFA, bukan orang Timnas Indonesia. And the second, Swee mendapat kartu merah karena ulahnya sendiri, kenapa harus menilai Indonesia main kotor?
Mungkin postingan Izzah di twitter hanyalah pendapat pribadinya saja sebagai penonton bola, sama seperti kita yang seringkali memaki-maki lawan di twitter ataupun di facebook (yang dilakukan Izzah pun sebenarnya hanya mereposted kata-kata temannya di twitter) Tapi kita hanya orang biasa, bukan politisi yang berpengaruh seperti Nurul Izzah, yang dulu ketika ia belum menjadi anggota parlemen, seringkali muncul di TV Indonesia untuk menghimpun dukungan.
Dan lihat akibatnya, ratusan follower meretweet postingan tsb, dan terjadi perang comment yang sangat tidak menyenangkan di facebook, di wall Nurul Izzah. Dari bola merembet kemana-mana, budaya, perbatasan, sampai masalah TKI dengan kata-kata yang tidak tersaring lagi.
Walaupun kemudian Izzah kembali menyatakan di twitternya bahwa ia hanya bergurau, but I really think it's not wise for Izzah to post something like this . Since Izzah is a political public figure with thousands follower, her words and comments can be very provocative. It was soooooo so disapointed, Sist Izzah! :'(
Ketika wasit Fahad Alkassar mengeluarkan kartu merah untuk pelatih Malaysia, Kim Swee, Nurul Izzah memposting sesuatu yang sangat mengejutkan di twitternya.
" @stephendoss : Indonesia dah main kotor, arahkan jurulatih Malaysia keluar dari kawasan teknikal #kotormacamferguson :p "
Ow Emji! First of all, yang memberikan kartu merah kepada Kim Swee adalah wasit FIFA, bukan orang Timnas Indonesia. And the second, Swee mendapat kartu merah karena ulahnya sendiri, kenapa harus menilai Indonesia main kotor?
Mungkin postingan Izzah di twitter hanyalah pendapat pribadinya saja sebagai penonton bola, sama seperti kita yang seringkali memaki-maki lawan di twitter ataupun di facebook (yang dilakukan Izzah pun sebenarnya hanya mereposted kata-kata temannya di twitter) Tapi kita hanya orang biasa, bukan politisi yang berpengaruh seperti Nurul Izzah, yang dulu ketika ia belum menjadi anggota parlemen, seringkali muncul di TV Indonesia untuk menghimpun dukungan.
Dan lihat akibatnya, ratusan follower meretweet postingan tsb, dan terjadi perang comment yang sangat tidak menyenangkan di facebook, di wall Nurul Izzah. Dari bola merembet kemana-mana, budaya, perbatasan, sampai masalah TKI dengan kata-kata yang tidak tersaring lagi.
Walaupun kemudian Izzah kembali menyatakan di twitternya bahwa ia hanya bergurau, but I really think it's not wise for Izzah to post something like this . Since Izzah is a political public figure with thousands follower, her words and comments can be very provocative. It was soooooo so disapointed, Sist Izzah! :'(
Langganan:
Komentar (Atom)