Kamis, 19 April 2012

Terima Kasih

Kadang-kadang perlu juga berterima kasih pada orang jahat. Karena sudah menyakiti, mempermalukan, atau menghancurkan apa yang kita punya.

Membuat kita kebih bersyukur, lebih waspada, lebih hati-hati, dan lebih bijaksana. Kadang-kadang membuat kita lebih dewasa.

Jadi, mari kita berterima kasih pada mereka.

"TERIMA KASIH"

Rabu, 22 Februari 2012

Another Candle to Blow, Another Wish to Say, Another Life to be Gratefull

It's been a year since Almost 30 was born (now it's should've called almost 31!). Now it's time for me to tell you about something important in future life, not only mine, but also yours.

Ini bukan hanya impian. Ini adalah sebuah rencana.
Rencana Jangka Panjang (kata Enji disingkat Er Je Pe).

20 tahun ke depan, ketika aku dan para sahabatku : Enji, Kunyit, Unuy , dan Tiar berusia 50 tahun, kami akan mengambil satu atau dua bulan untuk pensiun dari apa pun yang sedang kami kerjakan.  Hanya kami berlima, no kids, no husbands. Dengan jeans, sneakers, dan backpack. Kami akan melakukan satu hal yang selama ini sangat kami inginkan : backpacking.

Jangan kaget ya. Agak aneh memang, kalo punya niat backpacking di usia segitu. Tapi bukan Enji dan Kunyit namanya kalo gak aneh (aku kan cuman ikut-ikutan :p). Awalnya kami hanya berniat "santai" bersama, tanpa diganggu siapa pun.  Tapi setelah dipikir-pikir, dan dihitung-hitung, dengan segala kesibukan dan urusan, dan terutama urusan anak-anak, sepertinya kami akan mendapatkan waktu bersantai ini sekitar 20 tahun lagi *sigh*.

Kami tak akan membawa banyak barang, cukup dua atau tiga potong baju saja, karena di kota-kota yang kami singgahi, sudah pasti kami akan membeli minimal satu buah kaos/baju souvenir khas kota tersebut. Mmmm....atau mungkin dua buah. Lalu kami akan membawa sleeping bag (walaupun kami berencana tidur di hotel, *jadi tak perlu sewa extra bed*). Selain itu, sesuai dengan kesepakatan, kami akan membawa satu barang wajib, barang kesayangan kami, dan berfoto dengannya di setiap tempat. Aku akan membawa diary kesayanganku, yang tak kan tergantikan oleh teknologi. Kunyit ingin membawa uang, walaupun sudah pasti kami harus membawa uang...(mungkin maksudnya uang keramat yang ia simpan di sebuah pigura kaca, yang sudah dimantra-mantrai dan berharap suatu saat nanti uangnya akan beranak pinak). Enji ingin membawa anak-anaknya. Dan kami setengah mati meyakinkan Enji, bahwa anak-anak bukanlah barang! Unuy mungkin akan membawa....mmm...koleksi koyonya, mengingat sekarang pun di usia 30an, koyo adalah barang wajibnya setiap malam. Sedangkan Tiar, apa ya...no idea!

Tempat-tempat yang akan kami kunjungi adalah kota-kota bersejarah, dan pantai-pantai yang indah. Sebenarnya aku ingin ke Paradise Fall, atau Bikini Bottom, tapi yang lain tidak setuju, dan menyarankan aku untuk segera membedakan antara khayalan dan kenyataan. Jadi diputuskan hanya di dalam negeri saja, mungkin seputar Jawa - Bali. Aku inginnya, kami melewati jalur selatan. Dari Bandung, Garut, Tasik, Ciamis, Purwokerto, Yogya, Solo, Malang, Banyuwangi, lalu menyebrang ke Bali, Lombok, dan sekitarnya. Tapi Kunyit ingin pergi ke Pantai Tanjung Lesung (daerah Pandeglang), jadi sepertinya kami harus memulai lebih jauh lagi. Obsesi sih lebih dari itu. Ingin ke Tokyo yang sophisticated, Korea Selatan yang nge-pop,  Barcelona yang romantis, Irlandia yang penuh mitos, Mesir yang magis, dan ke Afrika yang eksotis. Tapi untuk sementara ini sepertinya tidak bisa. Mungkin aku akan membuat rencana sendiri saja, pergi ke tempat-tempat tersebut with my future husband :D (note for Enji : future husband maksudnya suamiku di masa yang akan datang, mengingat sekarang aku belum bersuami, -bukan suami yang datang dari masa depan, semacam doraemaon atau alien-alien berlendir...-)


Paradise Falls



Bikini Bottom

Okey back to the plan. Sampai mana tadi? Oh iya, tempat yang akan dikunjungi. Pastinya, kami akan membutuhkan banyak uang. Tapi kami tidak akan memakai uang tabungan untuk keluarga kami, atau jatah sekolah anak-anak kami. Kami akan menabung uang kami sendiri, di bank, di celengan, di bawah bantal, atau di toples kaca besar seperti tabungan Carl dan Ellie di film Up! Atau mungkin kami akan membuat tabungan bersama. Tidak, tidak mungkin aku yang menyimpannya, aku terlalu ceroboh. Kunyit pasti bisa, tapi dia selalu sibuk, - sibuk dengan anak-anak, toko, embak, atau kadang-kadang hanya sibuk sendiri saja- jadi mungkin lupa. Unuy tidak terlalu ceroboh, dan juga tidak sibuk, tapi dia tidak tahan godaan, bisa-bisa tabungan kami habis kalau mamang cilok bertopi lewat di depan rumahnya! Tiar, entahlah...agak sulit dihubungi. Jadi mungkin Enji yang akan menyimpannya. Enji tidak ceroboh, tidak sibuk, dan punya lirikan setajam samurai yang bahkan mampu menyingirkan lalat yang berniat mendekati toples kaca berharga kami.

Dana Jalan-jalan kami :D

Mulai sekarang, kami akan selalu menjaga kesehatan, agar kami tetap fit dan sehat di usia 50. Menabung agar kami punya banyak uang. Kami juga akan dengan segenap hati merawat dan menjalankan tugas kami sehari-hari selama 20 tahun ke depan, agar tidak ada halangan ketika waktunya tiba :) (Para suami boleh saling menginap jika malas ditinggal sendiri di rumah).

Jadi ini bukan sekedar impian. Ini motivasi buat kami. Untuk selalu hidup sehat, bersemangat, dan bahagia. I'm 31 years old today, and my heart says : "ummm...it's just another candle to blow, another wish to say, and of course..another life to be gratefull"


And I'm very happy with all I've got, what I've been through. Mudah-mudahan selalu sampai tua.....

Selasa, 03 Januari 2012

Tahun Baru

Selamat Tahun Baru!!

Haha..telat :P

Gak apa-apa. Banyak orang memanfaatkan tahun baru dengan mencari pekerjaan baru, membuat suasana baru, atau "menjadi orang yang baru". Buatku, tahun baru tetap dengan aku yang sama, yang akan terus berusaha agar setiap hari menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Amiiinnn...

Rabu, 21 Desember 2011

Happy Mother's Day

Happy Mother's Day
For all full time mommies, for breaking record of the longest shift
Twenty four hours a day, seven days a week
Doing such an amazing job, which is nothing can compare

Happy Mother's Day
For all working mommies, who are even more amazing
by living in two definitely different worlds
and keep both balanced, warm, and beautiful

Happy Mother's Day
For all mothers to be, 'cause someday
You'll become a mother

Happy Mother's Day
For all women, who are not a mother
Because deep in your heart, you are a mother for sure

And Happy Mother's Day
For my Mom, you are my everything...

Minggu, 18 Desember 2011

Antara Santos dan Persija

Dikalahkan Barcelona 4-0 dalam laga final FIFA Club World Cup tidak membuat Klub Santos menjadi beringas. Sebaliknya. mereka memuji dan mengakui  El Barca sebagai klub terbaik di dunia. Neymar, sang bintang Santos sekaligus bintang Timnas Brasil yang digadang-gadang sebagai salah satu pemain bola yang lebih hebat dari Lionel Messi, bahkan mengatakan bahwa ia dan klubnya belajar banyak dari yang permainan yang disuguhkan para pemain Barcelona. Setelah acara penyerahan trofi juara dunia kepada Barcelona, Neymar bahkan dikabarkan "mengemis" kaos Lionel Messi, walaupun ia telah memiliki kaos Kapten Barcelona, Carles Puyol. Messi pun  memberikannya dengan suka rela, dan Neymar menerimanya dengan sumringah.

Itu namanya semangat sportivitas!

Lain Santos lain pula Persija. Dikalahkan tipis 2-1 oleh Sriwijaya FC di Jakabaring, para pemian Persija dikabarkan mengeroyok pemain Sriwijaya FC, Thierry Gathuessi, di hotel tempatnya menginap.Bahkan sempat-sempatnya mereka memecahkan kaca restoran yang ada di hotel itu. Entah pengeroyokan, entah tawuran, dan entah apa sebabnya, tapi para pemain ini rupanya mencontoh para petinggi mereka di PSSI yang juga sedang baku hantam.

Hadeuh...#tepokjidat#

Semoga pemain PERSIB dan para bobotohnya nggak begitu yaaaa... :D
HIDUP PERSIB!!

Neymar: ini pake kaos Persib bukan yaa..? *mimpi di siang bolong*

My Best Friends and A Stranger

Semua teman dekatku sudah berkeluarga. Kecuali Aku. Mereka sudah menikah dan punya anak. 1 orang anak, 2 orang anak, dan 3 orang anak. Dan kami semua tinggal di kota yang bebeda. Mereka semua adalah full time mommy. But I thought, it will never change anything between us. We're still best friends. Mereka tetap orang yang selalu hadir di setiap susah dan senangku. Dan aku, sebisa mungkin selalu ada, kapanpun mereka butuhkan.


Aku dengan kesibukanku, dan mereka dengan kesibukannya. Ketika aku memutuskan untuk pindah kerja, ketika aku memutuskan untuk pindah kota, ketika aku bermasalah dengan teman kerjaku, ketika aku merasa sangat membenci bosku, ketika aku merasa jenuh dan lelah dengan segala aktivitasku,they're always there for me. Still my best Friend. Ketika aku sedang berbunga-bunga karena jatuh cinta atau ketika aku hancur karena patah hati, mereka tetap ada. Still my best friend.


Sebaliknya, ketika mereka merasa jenuh dengan profesi ibu rumah tangga mereka, lelah begadang mengurus bayi, kesal dengan suami, sebal pada mertua, putus asa menghadapi anak yang nggak mau makan, atau benci pada tetangga baru, or going mad mengahadapi pekerjaan rumah yang nggak ada habis-habisnya, aku selalu ada dan mendengarkan mereka. 'Cause I am their best friend. Terkadang ditengah kesibukanku di kantor, atau di sela-sela meeting yang menjemukan, aku harus meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan tentang masak apa ya hari ini buat suami, warna cat rumah apa yang menarik, atau sekedar mendengarkan keluhan mereka tentang cucian yang nggak kering, dan serentetan masalah kecil yang bisa membuat seorang ibu rumah tangga menjadi gusar. But that's okay, cause we're best friends.


Kami masih sering bertemu, dua atau tiga tahun sekali. Mungkin lebih sering kalau ada acara-acara yang spesial. Kami pergi ke tempat favorit kami, makan makanan kesukaan kami, dan melakukan hal-hal yang kami sukai. Dan setiap malam sebelum tidur, sejenak kami mengobrol bersama. Doing our gals' time. Dengan minuman hangat kami masing-masing. Di tempat kami masing-masing. Tentang rumah atau tentang pekerjaan. Kami saling berbagi resep masakan, berbagi pengalaman tentang tempat-tempat menarik yang baru saja kami kunjungi, atau berbagi rahasia yang setiap hari selalu ada yang baru. Atau sekedar menceritakan hari kami masing-masing. Dengan teknologi, jarak tak pernah memisahkan kami.That what friends are for.


Then, ketika mereka, dengan bahagia, bercerita tentang anak-anak mereka, tentang kata pertama, gigi pertama, langkah pertama, atau hari pertama di sekolah....atau tentang mengantar anak les menggambar, lomba mewarnai, berenang, atau jalan-jalan dan makan es krim atau pizza, aku pun ikut bahagia untuk mereka. We're best friend and I know it will never change, but, honestly, at that time.....


God, I feel like a stranger!



Kamis, 15 Desember 2011

TIGA KATA

Copas dari Bapak Harun Rasyidi :


Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur. Diadakanlah sesi acara penyampaian pesan , kesan, dan kritikan dari anak buah kepada sang Direktur yang akan segera memasuki masa pensiun. Karena waktu terbatas, pernyataan-pernyataan tersebut disampaikan dalam bentuk tulisan. Di antara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan, lalu dibacakan di acara tersebut. Terpilihlah pernyataan dari seorang Office Boy (OB) yang telah bekerja cukup lama di perusahaan tsb.


" Yang terhormat Pak Direktur, terima kasih karena telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.


Terima kasih Pak Direktur, karena Bapak telah mengucapkan kata MAAF saat Bapak menegur, mengingatkan, dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya buat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi sebuah kebaikan.


Terima kasih Pak Direktur, karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.


Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dangan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapan pun, Bapak adalah Pak Direktur buat saya. Semoga kebajikan melindungi Bapak dimanapun Pak Direktur berada."


Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan air mata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang OB yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.


TIGA KATA : TOLONG

                        MAAF

                       TERIMA KASIH


adalah kata pendek yang sederhana tetapi mempunyai dampak yang sangat positif. Dengan mampu menghargai orang lain, berarti kita telah menghargai diri kita sendiri.