Kamis, 15 Desember 2011

TIGA KATA

Copas dari Bapak Harun Rasyidi :


Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur. Diadakanlah sesi acara penyampaian pesan , kesan, dan kritikan dari anak buah kepada sang Direktur yang akan segera memasuki masa pensiun. Karena waktu terbatas, pernyataan-pernyataan tersebut disampaikan dalam bentuk tulisan. Di antara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan, lalu dibacakan di acara tersebut. Terpilihlah pernyataan dari seorang Office Boy (OB) yang telah bekerja cukup lama di perusahaan tsb.


" Yang terhormat Pak Direktur, terima kasih karena telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.


Terima kasih Pak Direktur, karena Bapak telah mengucapkan kata MAAF saat Bapak menegur, mengingatkan, dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya buat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi sebuah kebaikan.


Terima kasih Pak Direktur, karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.


Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dangan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapan pun, Bapak adalah Pak Direktur buat saya. Semoga kebajikan melindungi Bapak dimanapun Pak Direktur berada."


Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan air mata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang OB yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.


TIGA KATA : TOLONG

                        MAAF

                       TERIMA KASIH


adalah kata pendek yang sederhana tetapi mempunyai dampak yang sangat positif. Dengan mampu menghargai orang lain, berarti kita telah menghargai diri kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar